Merasa Dikasihi

February 9, 2015 § 1 Comment

(tribute to Bapak Ikel, Mama Ikel, Bapak Pue, Mama Pue, Mama Pani, Mama Ester, Pak Kades, Bu Kades, Tia, dan semua orang Bungan)

Ketika ayah saya bertambah satu…

‘Mamak, ini barang siapa?’

“Barang Bapak nuan” (nuan = kamu)

‘Bapak saya? Oh…’

 

dan menyebabkan istilah “bapak A” atau “bapak B” berubah menjadi “bapak” saja..

‘Sali, Bapak mau milir. Ada pesan?’

“ah….”

 

dan ternyata ayah itu sangat protektif…

(kerumunan laki-laki tidak dikenal menyoraki saya yang sedang berlari-lari ke perahu)

‘Bu bu.. mau ke mana bu…’

‘Buru-buru amat bu..’

‘Hayoloh bu ditinggal…’

(lalu dihadang oleh ayah saya yang berteriak dari dalam perahu)

“Heh sudah! Itu anak saya! Ndak usah goda-godain!!”

(dan saya pun speechless)

 

karena terbukti selama ini dia selalu menjaga saya dari rumahnya…

“Sali, hari ini pesta kawinnya akan sampai malam, jadi nanti tutup pintu ya..”

‘Oh iya.. siap…’

“Kalau hari-hari biasa Bapak bisa jaga Sali dari depan rumah, tapi kalau banyak orang begini susah..”

‘Iya…’

“Apalagi kalau sudah malam, takut orang mabuk ganggu Sali”

‘Iya…’

“Dikunci aja pintu dan jendela semua, lalu kalau ada apa apa panggil Bapak ya..”

‘I..ya….’

(terharu)

 

Lalu kasih itu tidak berhenti di situ saja.

“Sali, ini bajunya sudah jadi.”

‘Waaaah cantik sekaaaaliiiiiiiii’ (mata berbinar-binar)

“Ambil aja, ini hadiah untuk Sali”

‘Eh? Ndak ndak.. ndak bisaa… aku kan pesan. Aku mau bayar….’

“Ndak apa, soalnya kami udah anggap Sali anak sendiri, jadi ambil jak…”

‘Huaaaaa…..’

 

Dia juga mengalir di rumah-rumah yang lain…

Sang istri          : Sali kami mau milir dua hari’

Sali                    : Oh iya.. hati-hati di jalan ya mama Pue”

Sang istri          : Sali sehari-hari di sini aja, jaga toko’

Sang suami      : Iya, nonton dan makan di sini aja. Tidur di sini pun tau’

Sang istri           : Kalau mau es ada di kulkas ya

Sang suami       : Ndak usah malu, Sali udah kami anggap anak sendiri

Sang istri           : Iya, jadi sekalian titip rumah ya

Sali                     : i..ya…. (terharu)

Sang istri          : Nih, makan kue dulu

Sali                     : Baiklah (lalu mengunyah)

 

Membuat saya takjub betapa luas jangkauannya dan betapa sederhana perwujudannya…

Bu Kades          : “Sali, ini dimakan buahnya”

Sali                    : ‘Iya terima kasih.. ambil di mana ini?’

Bu Kades          : “Bapak nuan yang tadi manjat”

Sali                     : ‘Ooh.. waah… terima kasiih..’ (lalu mengunyah)

Pak Kades        : “Di rumah ada lauk kah?”

Sali                     : ‘Ada.. ada.. tenaang… hehehe’

Pak Kades         : “Oh ya syukur deh. Jangan sampai ndak ada lauk. Kalau kurang minta aja sama mamak nuan, ndak usah malu-malu..”

Sali                     : ‘Iya.. ‘

 

Sesederhana mengganti panggilan hormat “Bu Guru” menjadi panggilan sayang anggota keluarga…

“Nensiiii… nensiiii” (saya memanggil balita tercantik di Bungan)

“Nenssiiiiiii…” (terus memanggil walaupun dia tidak bisa bicara)

‘Bibi… Bibi… koh ‘ (lalu sang ibu mengajarkan si bocah untuk membalas panggilan saya)

‘Bibiii… Bibi Saliii….’ (tante yang lain pun mengajarkan bocah untuk terus memanggil saya Bibi instead of Bu Guru)

“ >.< “

 

dan melontarkan pernyataan penuh keluguan namun sangat bermakna.

“Bu Guru, sampai kapan Bu Guru di sini?”

‘Jo’ sampai kalian naik kelas’

“Kalau kami naik kelas Bu Guru ndak ada lagi?”

‘Iya Bu Guru pulang’

“Yaah nanti kami kangen Bu Guru..”

‘Hehehe.. nanti kan ada yang gantikan Bu Guru..’

“Tapi saya maunya Bu Guru Sali…”

 

Surat Cinta

Tagged: ,

§ One Response to Merasa Dikasihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Merasa Dikasihi at Eavesdrop on Me.

meta

%d bloggers like this: