Golden Weekend Part 3 – Apa Yang Anda Lakukan Jika Anda Digigit Anjing?

June 11, 2013 § 2 Comments

Saya ulang:

Apa yang akan Anda lakukan jika Anda digigit anjing?

Atau, apa yang akan Anda lakukan jika Anda melihat orang lain digigit anjing, di depan Anda?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut mari biarkan saya menjelaskan posisi saya terlebih dahulu. Ceritanya begini. Pada sebuah hari Jumat yang  cerah, saya dan departemen di kantor saya pergi untuk workshop di luar kota. Sebagai karyawan yang masih tergolong berderajat rendah, saya kebagian tugas berangkat duluan untuk siap siap. Pergi lebih awal, belanja makanan, masukkan semua makanan ke kulkas, lihat penginapan sudah siap menyambut tamu atau belum, cari restoran, dan lain sebagainya.

Perjalanan terasa sangat menyenangkan. Disetiri junior yang umurnya lebih tua dari saya, kami berempat naik mobil dengan atap sedikit terbuka dan menyusuri jalan pedesaan menuju Incheon. Tepatnya 강화도 (Ganghwa Island). Happy!

Cuaca ketika itu sungguh sangat indah.

 Sempurna untuk bermain main di alam terbuka.

Dan ya, kami akhirnya memang beneran bermain di alam terbuka. Acara pertama adalah 족구 alias Jokgu, yakni campuran football dan volleyball. Macemnya sepaktakraw tapi netnya rendah.

Acara kedua adalah makan malam, acara ketiga adalah malam keakraban alias minum minum, dan acara selanjutnya adalah karaoke. Terdengar Korea sekali memang, tapi yah…. emang saya berada di Korea sih… jadi gimana dong.

Hehehe dan ketika malam semakin larut semua orang mulai high dan bahkan orang yang paling saya sebel di kantor pun menunjukkan sifat aslinya. Menari-nari nggak jelas, dan semua om kesayangan saya mulai berpelukan menyanyi di depan TV.. sungguh imut nian.

Nah lalu di kemudian harinya… terjadilah sebuah kecelakaan paling menghebohkan sejarah per-workshop-an kantor kami. Adapun di sebuah hari Sabtu pagi yang cerah, salah satu dari om kesayangan saya di atas mengambil tali pengikat anjing di penginapan kami dan mengajak sang anjing jalan-jalan keliling penginapan.

Sang anjing, antara hepi dan norak, langsung lari ke sana lari ke sini cium sana cium sini. Ketauan banget udah lama nggak diajak jalan sama pemiliknya.

Sementara itu sang manager, alias om kesayangan saya yang megangin tali, mulai kesel karena itu anjing larinya pake tenaga dalam. Hendak mengembalikan sang anjing ke kandang, manager saya pun mencoba menarik dan mengendalikan sang anjing namun apa daya anjing tersebut marah dan memberontak.

Kalau cuma marah dan memberontak terus menggonggong imut ala anjing kebanyakan sih wajar lah ya… tapi sayangnya si anjing ini marah pake main fisik. Sekuat tenaga sang anjing menggigit tangan manager saya, sampe manager saya kaget dan melepas talinya. Mungkin dalam hati manager saya bilang, “FINE. KALO GA MAU PULANG PERGI LO SANA!

Tapi terus sang anjing membalas, Iya gue ga mau pulang! Tapi gue masih nggak terima lo tarik tarik gue kayak gitu tadi! (rekaan, hanya imajinasi saya dalam otak). Lalu terus anjing itu mulai mengejar manager saya dan dia tidak berhenti menggerogoti tangan manager saya.

Panik, saksi mata saat itu yakni saya dan dua teman saya yang juga perempuan mulai berteriak teriak sementara manager saya mencoba keluar dari cobaan naas itu. Kami mulai sadar peristiwa itu mulai tidak lucu dan manager saya butuh pertolongan. Maka dua teman saya kabur ke arah orang-orang yang sedang sarapan di depan penginapan, sementara saya.. dengan gagah berani mencoba mendekati manager dan anjing namun sedikit ciut ketika melihat sang anjing melakukan aksi berikutnya.

Berhadap-hadapan, sang anjing memelototi manager saya dengan nanar sementara manager saya berdiri menghadap anjing membelakangi net Jokgu. Iya, kejadian ini mengambil tempat di lapangan Jokgu bekas kami bermain kemarin. Persis sesaat sebelum khalayak ramai datang, sang anjing tiba-tiba lari ke arah manager saya dan membuat sang manager terpaksa lari mundur ke arah belakang namun terhalang net Jokgu.

Dalam keadaan sendal terlempar ke sana ke mari dan kaki nyeker sempurna, manager saya pun tumbang karena punggungnya terhalang net Jokgu dan dia jatuh terlentang di tanah. Ketika itulah sang anjing memanjat ke atas badannya dan mulai menggigiti muka manager saya, hingga saya nggak pake mikir dua kali untuk teriak dan berlari ke arah mereka.

Beruntung setelah saya hanya berada sekitar satu atau dua meter dengan kedua makhluk, sang anjing akhirnya mundur dan hilang perlahan. Mungkin dia sadar kog ada peserta baru di pertandingan itu. Eh, kog ada perempuan? Heheh jadi dia pun pergi. Dan ketika itulah dari dekat saya lihat manager saya bangkit dari tanah, dengan darah menetes deras dari tangan dan juga mulutnya….

Kejadian berikutnya adalah semua orang berhamburan ke lapangan Jokgu, syok melihat manager saya berlumuran darah dan muka saya serta dua perempuan lainnya super ketakutan kayak habis lihat manusia digigit serigala. Well emang agak mirip sih kejadiannya. Tapi yah.. setelah itu manager saya dibawa ke rumah sakit dan syukurlah dokter bilang dia tidak rabies. Tidak ada patah tulang, tidak ada yang perlu dijahit juga.

Yang harus dirawat “hanya” tangan kirinya yang penuh tato bekas moncong anjing, dan bibirnya yang pecah karena gigi anjing. Di lehernya juga banyak bekas gigi gigi anjing, tapi katanya itu akan pulih sendiri. Oh! Giginya geser, ehehe. Manager saya bilang giginya sakit luar biasa, mungkin sensasinya sama seperti orang pakai kawat behel lalu dikencengin. Tapi kata dokter gigi tidak ada yang bisa dilakukan, nanti giginya akan geser lagi dengan sendirinya. Ouch.

Peristiwa itu sukses membuat workshop kami jadi workshop berdarah. Dan setelah kasus penggigitan oleh anjing ini, workshop pun disudahi dan kami pulang ke ibukota dengan setengah nyawa karena kecapean.

Saksi bisu perkelahian antara Anjing vs Manager

Sang terdakwa.

Sulit dipercaya kan pelakunya seganteng dan seimut ini? Saya juga nggak habis pikir sih. Memang semua lelaki mengecoh, nggak yang kaki dua nggak yang kaki empat…. ehehehe.

Nah jadi, balik ke pertanyaan awal. Kalau Anda jadi saya, apa yang akan Anda lakukan?

Anda melihat seseorang di hadapan Anda, berdarah-darah digerogoti anjing, namun Anda sendirian. Apa yang Anda lakukan?

Sesaat setelah prosesi penggigitan selesai saya sempat diliputi rasa bersalah, mungkin seharusnya saya menolong dia? Dia kan kesakitan, masa saya hanya teriak teriak dan diam menonton? Seharusnya saya bisa lakukan sesuatu kan?

Namun beberapa orang, termasuk manager saya itu sendiri, bilang bahwa merupakan keputusan tepat buat saya untuk tidak ikut campur ketika sang anjing masih sibuk ngunyah ngunyah. Salah salah bisa saya kena dikunyah juga. Jadi yah, jawaban itu cukup melegakan saya sih.

Tapi sekali lagi, saya penasaran, seharusnya saya ngapain ya kalau lihat orang digigit anjing? Mungkin ada tips siapa tahu lagi jalan jalan tiba tiba saya ketemu orang digigit anjing berikutnya?  :D

image (2)

Ganghwa-do, June 1, 2013

Tagged: , , ,

§ 2 Responses to Golden Weekend Part 3 – Apa Yang Anda Lakukan Jika Anda Digigit Anjing?

  • Indra says:

    Sebagai orang yang pernah digigit anjing, pengalaman manajermu cukup menyeramkan. jadi penasaran si anjing itu diapain ama manajermu sampai marah segitunya.
    Kalo jadi orang yang ngeliat sih, aku jelas lari ambil kayu dek. trus berusaha mengusir si anjing. kalo dia datang ke arah ku, tiba2 aja ambil posisi duduk atau jongkok. pasti anjingnya takut. hehe..:)
    *pengalaman digigit, dikejar, dan bermain dengan anjing* haha..

    • cutesalmon says:

      hahaha beneran deh itu anjing nggak diapaapain.. kayanya dia lagi high kesenengan karena udah lama nggak dibawa jalan keluar dari kandangnya. Aku kemarin nyari selang air pengen nyemprot tapi nggak ada kak ahahah ga kepikiran nyari kayu.. nggak ada juga sih kayu di sekeliling situ. kalo ambil posisi duduk atau jongkok, okeh.. ehem… akan dipraktekkan lain kali hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Golden Weekend Part 3 – Apa Yang Anda Lakukan Jika Anda Digigit Anjing? at Eavesdrop on Me.

meta

%d bloggers like this: