Moving Out

February 11, 2013 § Leave a comment

Selamat tahun baru cina semuanya. Mengawali tahun ular ini keluarga kaunang mengisinya dengan sebuah peristiwa yang memorable yakni pindah rumah. Memang sih berita tentang keluarga kami pindahan ini kayanya udah didengungkan beberapa kali di postingan sebelumnya, tapi baru hari inilah! di tahun baru cina ini! di hari minggu yang hujan tapi panas ini! kami mulai resmi menempati rumah di Cileungsi.

Yang nggak tau Cileungsi itu di mana.. silakan google sendiri. Pastinya sih di tol Jagorawi keluarnya pintu tol Cibubur. Dekat kog dari jakarta (pintu tolnya doang huhuhu). Tapi Cileungsinya sendiri masih kayak…. satu…. jam… lebih… dari pintu tol Cibubur. Dan jalannya sangat menantang, banyak lobang di mana mana dan cuma dua jalur. Jadi kalau mau latihan nyetir ala supir bus antar propinsi yang ahli lambung lambungan, silakan deh main ke rumah saya. Tapi hati hati ya, kalo nggak itu shock breaker bisa abis kemakan lubang lubang nakal dan banyak kendaraan dari arah berlawanan.

Map

Laluu.. untuk pindahannya sendiri sebenernya sudah dilakukan dalam beberapa tahap. Mulai dari Desember kemarin kami udah rajin angkat angkatin barang, dan emang udah 2 bulan terakhir saya tidur di lantai. Udah 2 minggu belakangan juga keluarga kami nggak punya kulkas dan meja makan. Ehehehe itu menunjukkan betapa keluarga kami sangat menjunjung tinggi pepatah SEDIKIT DEMI SEDIKIT LAMA LAMA MENJADI BUKIT. Alias pindahannya dicicil.. dengan alasan males nyewa truk pindahan super gede (ntah karena apa). Well pada akhirnya kami emang pinjem mobil boks dan tronton (huhahah) dari kantor ayah dan kakak saya sih, tapi itu cuma untuk barang ukuran XL macamnya kulkas, sofa, lemari, meja, dan sepeda. Perintilan sisanya kayak boks baju, alat mandi, dan barang-barang yang teramat disayang seperti TV dan KUCING ofkors masuk mobil biasa.

Chaos

Oiya KUCING! Banyak yang nanya, keluarga kami nanti pindah rumah terus kucing diapain? Menurut saya ini pertanyaan sangat retoris karena jawabannya YA OFKORS DIBAWA LAAH…. benda mati aja dibawa masa makhluk hidup nggak dibawa?? Lagipula kucing kucing kami kan nama belakangnya udah Kaunang semua alias udah diangkat keluarga, sudah pasti mereka turut serta. Ih suka lucu deeh yang nanya *tendang.

Kucing

Kucing kami totalnya 5 ekor, yang besar 3 (Mak Putih, Neril, dan Krunch), dan yang kecil ada 2 ekor (Kembang dan Kuncup). Sementara itu kami cuma punya 2 buah kandang jumbo serta 1 kandang kecil, yang cuma muat satu ekor kucing dalam posisi lurus ke depan alias dia nggak bisa muter muter di dalemnya. Jadi kemarin di kandang ekstra jumbo masuklah Mak Putih, Kembang dan Kuncup (mereka ini hubungannya adalah nenek dan cucu cucu), lalu di kandang jumbo biasa masuklah Neril, dan di kandang mini (warna biru di foto) dimasukin si Krunch.

Ketiga kandang ini masuk di mobil yang dikendarai kakak saya, dan ditumpuk di antara kardus dan boks boks lainnya. Kata kakak saya kemarin sih di awal perjalanan kelima ekor kucing ini nangis semua ketakutan.. tapi later on satu per satu mulai tidur. Bahkan Mak Putih mulai menyusui cucu cucunya (hmm… oke… ini terdengar aneh). Tapi tetep aja sih, si Krunch katanya super berisik (mungkin karena kandang dia paling mungil) dan akhirnya dia dikeluarin dari kandang dan dibiarkan bebas di dalam mobil, sampe akhirnya dia memilih duduk manis di tengah di dekat persneling. Lucu ya ^__^ Eh lalu setibanya di sana, mereka nggak langsung dilepas karena takut nyasar, dan si Krunch disuru join di kamarnya Neril deh.

Tiba!

Ngomong-ngomong perjalanan kami kemarin itu bisa dibilang perjalanan paling bikin muak dalam hidup saya. Kemarin itu Minggu malem, dan muacetnya ueedaaaan parah. Saya start dari Halim jam 5 sore, dan nyampe Cileungsi jam 10 malam. Ehehehe tragis memang. Tapi yaaaah….. mau.. diapakeun lagi… saya nggak bisa protes dan nggak boleh mengeluh, karena ini baru awalnya saja! Kemarin hari pertama resmi pindah, dan juga tahun baru! Jadi pantang kan ngomel ngomel (padahal dalam hati udah depresi).

Eheheh tapi yaah walopun sangat melelahkan dan agak bikin mellow harus pergi dari rumah dinas di halim, yang lingkungannya sebenernya udah enak banget itu… kami semua excited kog pindah. New is always better kan eheheh. Semoga saya bisa cari jalan jalan tikus biar nggak kena macet lagi, semoga saya segera hafal posisi lubang lubang nakal ada di mana saja biar bisa menghindar dengan mulus, dan most of all semoga kami semua kerasan di tempat baru ini. Kami semua = para manusia beserta kucing kucing kami juga! Hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Moving Out at Eavesdrop on Me.

meta

%d bloggers like this: