kisah di hari ke-17 : dimarahin tetangga

July 4, 2008 § Leave a comment

masi tergambar jelas di ingatan, siang ini ketika terburu buru berlari menuju ke arah lift, dua orang wanita cantik terkejut melihatku dan salah seorangnya segera membuka mulut seraya berkata,

“Hei! Kau! Kenapa kemarin berisik? Kenapa kemarin berisik!! Nakal ya, uda malem juga, wuaahh…..”

dengan tampang bodoh aku hanya bisa tersenyum minta ampun sambil menatap wanita yang satu lagi. kupikir dia diam saja, namun rupanya dia tertarik untuk ikut ambil bagian dan berujar,

“Iya, kemarin lagi enak enak tidur tau taunya HYAAAAA! ada suara kenceng banget, dan kita cuma bisa gebrak dinding sambil ngocehngoceh..”

lagi lagi dengan tampang bodoh aku hanya bisa terpojok menempel dinding sambil berusaha mengeluarkan kemampuan berbahasa Korea untuk membela diri atau sekadar berjanji tidak mengulanginya lagi. sayangnya yang mampu kuucapkan hanyalah,

hehehehehehehhehe. MAAF kak..”

lalu berlalu dari kedua wanita cantik itu.

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading kisah di hari ke-17 : dimarahin tetangga at Eavesdrop on Me.

meta

%d bloggers like this: