10 Everyday Things Only Extroverted Introverts Will Understand

February 5, 2016 § Leave a comment

Sounds so much like myself I just have to reblog this…

Taken from: http://thoughtcatalog.com/becca-martin/2016/01/10-everyday-things-only-extroverted-introverts-will-understand/

1. You have no problem talking to strangers but when the conversation is just small talk you’d rather just go back to being alone.

You can hold a conversation for the most part, but small talk doesn’t keep your brain engaged in the conversation. Small talk is light and fun, but we like more deep conversations. Not to say we won’t ever engage in small talk, because we do, that’s part of life, but we always try to push it a little bit further and dig deeper. We want to the conversation to lead to us actually getting to know the person.

2. If you’re not comfortable in a group of people you keep to yourself in the back.

You love being surrounded by people, but generally only be people you’re comfortable around. Being around a different group of people makes you feel awkward and might even give you a little social anxiety.

3. You have days where you want to talk to everyone and days where you don’t want to be contacted.

Some days you want to be texting all your friends and making plans whereas other days you ignore everyone. It just depends on the day; there is no real explanation other than you have two opposite ways to recharge and you need a balance of both. If you spend too much time around people you are dying to get back to the comfort of your own home. But if you spend too much time alone you desire being around others.

4. You prefer meaningful conversation.

Like I said, small talk is not important to us. It makes us more uncomfortable, especially when the conversation goes nowhere, like usual. When we have a conversation we want to get to know you, the real you. We want to have something engaging and meaningful to talk about. Deep conversation is what it’s all about.

5. You’re always wrapped up in your own head.

You’re always thinking, alone and with people. Your brain goes a million different directions, whether it’s thinking about something you have to do next week or something you forgot to ask a friend there is always something on your mind. You also frequently give yourself pep talks when you need some motivation.

6. Sometimes it’s really hard to get us out.

Because what if it isn’t fun or isn’t worth it? I’d probably end up regretting getting up and leaving behind my books and laptop. But what if it’s the best time and everyone’s talking about how fun it is? There are nights when you don’t want to do anything and nights when you want to do everything.

7. Just because you like being alone doesn’t mean you like being lonely.

There is a total difference between the two. You like being alone because you choose to be alone. But you don’t like being alone because you don’t have anyone there for you. Being alone and spending time doing your own thing is what makes you happy, but being with people also makes you happy. Being lonely satisfies nothing and completely kills both moods.

8. You enjoy listening to others.

You enjoy listening to others because sometimes all you want is someone to listen to you. Even when you don’t have anything to say, you listening helps someone out because they know you’re involved. But listening to someone who has something going on engages us because we feel important, like we are doing something good for someone.

9. You’re selectively social.

You enjoy being social, but you don’t want to be social with everyone. People that are involved in a lot of drama are completely out of your interest range. You don’t enjoy talking negatively about others and you’d rather avoid people who do. It makes you extremely uncomfortable.

10. You make new friends easily, but have a harder time maintaining those friendships.

Making friends is no problem for you. When you’re out you love being out. You talk to people, you’re social and you’re happy. But after the night out is over and you wake up the next morning the importance of maintaining that friendship isn’t very high. Whether it be because you don’t feel like texting anyone or because you don’t want to leave the house it’s the maintenance that is the real struggle for you.

Closing Down The Year: Goodbye 2015

January 20, 2016 § Leave a comment

Sudah hari ke-20 di tahun 2016 dan gue baru sadar postingan ini masih mengendap di draft sejak Desember 2015 lalu.

Jadi, bicara tentang 2015, sepertinya hidup gue penuh diisi dengan keluarga. Baik itu keluarga Kaunang-Loebis, keluarga Indonesia Mengajar, maupun keluarga Nanga Bungan!

Semuanya direkam dengan cukup jelas oleh Instagram, yang menyebut bahwa best 9 moments gue di 2015 memang seputar itu itu aja. Naik perahu pas masih di desa, foto keluarga pake baju Dayak, nikahan teman sesama Pengajar Muda, ikutan talk show ala-ala sambil cerita tentang pengalaman ikut Indonesia Mengajar, turning 26, dan dua achievements terbesar dalam mengambil hatinya Rei Molad Kaunang!

cutesalmon_full.jpg

Sebenarnya ada 1 highlight yang belum sempat masuk bestnine versi instagram, yaitu new job! Heheh Tuhan baik sekali di tahun 2015 ini gue diizinkan membuka lembaran baru (ea) di tempat bekerja yang baru. Jangan lupa bukain lembaran-lembaran lainnya juga ya Tuhan di tahun 2016! (ngelunjak)

Anyway! This is my annual post. Click here to see related posts in 2014, 2013, and 2012.

Cheers!

A Birthday Prayer

November 18, 2015 § 1 Comment

Dear Sali, happy birthday! Senang bisa kenal Sali selama 5 bulan terakhir. In a way, I’m happy you left your tab on that bus, dan pool busnya kok pas searah jalan pulang ke rumah gue. Memang gaada yang kebetulan kan. 😁

I feel really energetic and passionate when you’re around! Itu kualitas Sali yang paling luar biasa, karena Sali memang orang yang sangat menyenangkan! Jadi doa pertama adalah semoga Sali selalu bisa jadi sumber keceriaan buat keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Doa kedua, semoga di umur yang baru Sali makin dekat dengan Tuhan, makin dekat dengan orang tua dan keluarga terdekat, dan selalu ada di komunitas positif yang bisa mengeluarkan seluruh potensi yang ada di dalam diri Sali, sehingga Sali bisa jadi berkat buat teman-temannya.

Doa ketiga adalah untuk semua harapan-harapan Sali, baik karir, kuliah master (kalo ada rencana), relationship, kucing-kucing yang lucu and all the desire of your heart. Check out Psalm 37:4 (NKJV).

I care a lot about you and I pray that God will always protect your path and hug your dreams. Once again, happy birthday!

image

Dari seorang teman yang ngucapin Selamat Ulang Tahun dengan tulus sebanyak DUA kali setahun ini😀 God bless you too, B!:)

Petuah dari Bapake

November 6, 2015 § 2 Comments

“Sali, can I borrow your time?”

‘Yes, Sir’

“It won’t take too long, just 2 days.”

‘Ehh??’

“Kidding. 5 minutes.”

‘Hahah.. alright Sir.’

“So I just want you to know, that you have worked hard these past 3 months.”

‘Thank you..’

“But I want you to work even harder…”

‘Noted Sir…’

“And always remember these three things.”

*nyiapin catetan*

“First, please be digilogue. Digital and analogue. We live in the online world, working in the e-commerce industry, but we cannot work like a computer. We should be digilogue. Work with a digital mind, but have analogue heart.”

‘Oowwkay…’

“Also, please love the job, and love the company. I hope here is better than your previous company…”

‘Haha.. it definitely is, Sir.’

“And don’t forget, be the owner of this company. Someone who is an owner of a company works differently than a person who thinks he is just a regular employee. Be special. Take the responsibility. This company leans on you.”

“Got it Sir.”

“Happy 3 months, Sali.”

:)

Life’s Good

October 26, 2015 § Leave a comment

So! Gue berasa hutang cerita banyaaaak banget. Sama diri gue sendiri tapi. Hahaha. Karena gatau juga siapa yang butuh life updates gue :p Tapi yah buat bekal bahan bacaan gue sambil nostalgiaan di masa depan, I will write those down in points:

– SATU –

I’m now an office worker! Setelah setahun kerja di hutan dan main di sungai, akhirnya gue kembali menjadi pekerja kantoran di dalam gedung dan berkamar mandi baik. Gue ngga bilang gue budak korporat lagi, karena somehow kerjaan yang sekarang jauh lebih manusiawi. Masih di perusahaan Korea, (go check http://www.elevenia.co.id) namun suasananya jauh berbeda dengan kantor L. Teman-teman bermainnya juga menyenangkan, karena gue berkesempatan bekerja bersama teman-teman kuliah gue di Korea dulu, dan bertemu dengan banyak kawan-kawan baru yang super asyik😀 Love!

Hiasan baru di dinding kantor 🎊

A photo posted by Sangalian Jato (Sali) (@cutesalmon) on

 

– DUA –

Gue ngekos. Bertahun-tahun hidup jauh dari rumah membuat gue sadar bahwa gue…… memang prefer tinggal sendiri. Bukannya ngga kangen mama papa, tapi somehow gue merindukan kebebasan untuk.. ngapa-ngapain. Hahah lagian kantor yang sekarang lokasinya sangat jauh dari rumah. Well, lebih tepatnya emang rumah gue aja yang kejauhan T.T

Tapi! Ada baiknya gue ngekos. Gue jadi jauh lebih menghargai waktu yang gue punya dengan keluarga. Kalau lagi berakhir pekan dan pulang ke rumah, rasanya hepi maksimum! Apalagi kalau udah main main sama keponakan yang makin lama makin ga mirip gue mukanya😦 (Dia makin cantik dan gue makin tua)

Mana aja yang mirip? #ohana

A photo posted by Sangalian Jato (Sali) (@cutesalmon) on

 

– TIGA –

Gue mendaftarkan diri gue sendiri untuk ikut gym!! Ini gila sih. Gue ga pernah suka olahraga sebelumnya, tapi seiring badan menjadi semakin tua dan kegiatan sepulang kantor semakin tidak bervariasi, akhirnya gue memutuskan untuk mencoba sesuatu yang baru dan menggerakan badan gue lebih banyak. Terus gue gym deh di samping kantor. Biasanya cuma ikut lari-lari kecil atau yoga sih. Tapi lumayanlah ya keringetan…

Oiya sejalan dengan ini, gue juga jadi doyan ikut event lari. Ngga yang hebat-hebat amat sih, biasanya lari cupu jarak pendek. Tapi lumayan, terakhir kali ikut run 5K, pulang pulang menang doorprize dapet setrika gratis heheh.

Rejeki anak kosan soleh, finish lari dapet setrika! 😂 #luckydraw #luckybitch

A photo posted by Sangalian Jato (Sali) (@cutesalmon) on

 

– EMPAT –

Gue… menggembil? Hahah ga tau pasti udah naik berapa kilo, tapi gue sangat berasa celana gue menyempit. Ga ngerti juga ini hal baik atau buruk, karena banyak yang bilang selama di hutan kemarin gue kurusan. Tapi gue lebih suka celana gue  longgar sih… kalo sempit gini kan jadi khawatir….

Lalu tangan juga… mulai menunjukkan tanda tanda mengembang….

Mengukir kenangan #eeaa #가지마 😥

A photo posted by Sangalian Jato (Sali) (@cutesalmon) on

 

– LIMA –

Kaki gue semakin panjang, alias gue jadi males diem aja :”( Pulang kantor adaaa aja kegiatan. Ketemu si ini, nonton sama si itu, janjian di sini, lari di sana, diajak meeting ke sini, rame-ramein acara ke sana. Untungnya Tuhan masih baik memberi gue rezeki cukup untuk ngegrabbike ke mana mana dan tenaga yang oke untuk selalu semangat! Hahah di satu sisi emang gue jadi keterusan aja sih pengen tetap aktif berkegiatan sejak pensiun dari Pengajar Muda, dan di sisi lain emang gue butuh distraction…. karena… you know why..

Setahun mengajar, seumur hidup ngumpulnya sama itu lagi itu lagi 💞 #EagleAwards #PengajarMuda

A photo posted by Sangalian Jato (Sali) (@cutesalmon) on

 

Heheheh anyway! Happy Monday! Excited sekali melewati minggu ini, karena di penghujung pekan bulan favorit Sali akan segera datang❤

10 things 10 years ago Sali should know…

October 14, 2015 § Leave a comment

Ngorek-ngorek harddisk hari ini, dan menemukan draft tulisan beberapa bulan lalu. Dibuang sayang, dipost pun agak gak relevan di poin terakhir. NAMUN! Gue mencoba tetap mempublish tulisan ini agar sedikit lebih otentik, sekaligus sebagai pengingat bahwa memang banyak hal yang akan berubah dalam hidup, tapi ya lo tetap harus hidup. Jadi selamat menikmati, but please be aware that the last point doesn’t count anymore.

Nanga Bungan, 19 Januari 2015

10 THINGS 10 YEARS AGO SALI SHOULD KNOW

Age when writing: 25

Ten years ago: 15, kelas 1 SMA, di Jakarta

#ohana

A photo posted by Sangalian Jato (Sali) (@cutesalmon) on

10 tahun yang lalu kurang lebih Sali bentuknya seperti itu😀

  1. Teman-teman terdekat yang lo miliki saat ini akan tetap menjadi teman-teman terbaik lo sampai 10 tahun ke depan (and counting) meskipun selepas SMA kalian akan terpisah jauh selama bertahun-tahun. They are the best.
  2. Lo sama sekali nggak sia-sia udah merelakan malam minggu lo untuk les renang selama 2 tahun. Sepuluh tahun lagi lo akan hidup di hutan dan bergantung pada sungai, jadi bersyukurlah setidaknya lo sudah punya basic mengapung di air.
  3. Jempol kiri lo masih nggak bisa digerakkan? Relakan sudah. It’s been… 7? 8? years since the accident, dan lo tetap bisa melakukan segala hal dengan baik termasuk main piano. Jadi nggak usah terlalu diambil pusing, soalnya toh 10 tahun ke depan (dan sepertinya untuk selamanya) jempol itu nggak pernah sembuh.
  4. Tentang les piano… hmm….. lo bakal kaget nggak kalau bahkan 10 tahun ke depan lo akan tetap bisa main piano dan menemukan bahwa kemampuan itu sangat membantu lo dalam bersosialisasi dan melayani Tuhan? Jadi berlatihlah dengan baik, ngga usa banyak bolos, karena toh waktu lo untuk les hanya tinggal beberapa tahun lagi.
  5. Mimpi lo untuk sekolah di luar negeri dan tinggal di asrama bersama teman-teman yang manis akan menjadi nyata beberapa tahun lagi. Tapi luar negerinya pasti belum terbayang sama sekali ya di kepala lo? Yang pasti dia bukan negara berbahasa Inggris dan menggunakan alfabet. Tapi tenang aja, hidup lo akan berubah banyaaaak sekali di sana, dan lo akan menemukan banyak hal baru.
  6. Di antaranya lo akan menemukan bahwa lo ternyata berani juga ikut organisasi, even jadi ketuanya! Surprise surprise! Jadi coba itu formulir pendaftaran OSISnya buruan diisi, dia akan menjadi langkah awal lo loh:)
  7. Di negara tidak berbahasa Inggris itu lo juga akan mendapatkan pengalaman lain selain sekolah, yaitu bekerja di perusahaan raksasa dengan budaya yang lo sangat tidak familiar. Penuh dengan senioritas dan kerja keras. Tapi again, lo akan belajar banyak di situ. Dari mulai mengatur keuangan, patuh pada atasan, bekerja di bawah tekanan, sampai mengatasi jerawat.
  8. Dandanan lo masih kayak cowok? Tenang, lo sendiri yang tahu lo tidak dengan sengaja berpenampilan tomboy. Lo cuma males aja beli baju dan nggak punya duit untuk belil sepatu lucu. Pada akhirnya ketika lo sudah bisa menghasilkan uang sendiri penampilan lo nggak akan terlalu berantakan lagi kog. Lo akan mulai tertarik dengan segala dress elegan, alat make up, kuteks warna warni, aaand shoes!! Yess lo akan menemukan cinta kedua lo di sepatu, meskipun seringkali dompet lo berkata tidak. Jadi semacam cinta tapi benci gitu.
  9. Ngomong-ngomong soal cowok, surprisingly cowok-cowok yang lo kenal sekarang (yang jumlahnya sangat sedikit itu) akan tetap menjadi teman-teman lo untuk 10 tahun ke depan, walaupun pertemanannya sebatas di media sosial. Nah dua dari cowok yang sudah lo kenal saat ini akan menjadi pacar-pacar lo, walaupun akhirnya putus juga sih….
  10. Namun no worries! Pada akhirnya lo akan menemukan seseorang yang berbaik hati rela menjadi pacar lo dan bahkan meminta lo menjadi istrinya. Dia bukan pangeran berkuda putih ataupun si badboy 구준표, tapi dia adalah segalanya yang lo butuhkan. Smart, determined, patient. Dan mau mengerti lo!! Ini yang paling penting! Kalau saat ini lo pikir lo adalah perempuan paling simple dan nggak ngerepotin yang pernah ada di dunia, apparently 10 tahun lagi isi kepala lo tidak demikian lagi! Dan ini cukup menjengkelkan sehingga butuh skill khusus untuk menangani lo. Syukurnya laki-laki yang satu ini berani dan bisa. Dia akan membantu lo lebih mengenal diri lo sendiri dan menemukan jalan hidup lo. And he will be your sunshine, your only sunshine. Just like his name:)

^_^

Tambahan dari Sali di hari Rabu tanggal 14 Oktober 2015:

11. Saat ini lo ga kebayang hidup lo kayak apa? Lo penasaran masa depan lo bakalan begimana? Lo pengen cepet-cepet tua karena lo pikir kalo lo tuaan dikit lo akan lebih mengerti tentang hidup? Well, ini spoilernya: 10 tahun kemudian pun lo akan tetep ngga ngerti apa apa!! Hahahah lo akan tetep bingung jalan mana yang harus lo pilih, dan lo akan menjadi semakin bingung kalau ngeliat hidup lo ke belakang, kog belok belok banget?? Ngapain aja gue selama hidup?? Hehehe BUT! Tenang, di saat-saat seperti ini marilah kita menjadi sedikit terang dan mengingat lirik lagu I don’t know about tomorrow, but I know who holds my hand!!  :))

So take it easy, especially on yourself, and enjoy the ride. 

“Karena setiap cerita bisa dituliskan berbeda..”

3 Memories You Don’t Want To Erase

October 5, 2015 § 5 Comments

Seminggu yang lalu gue ngobrol panjang lebar sama seorang teman yang dengan sangat thoughtful mendownload apps berisi pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab supaya ada topik pembicaraan di antara dua orang atau lebih. Ada banyak banget sih pertanyaannya, dari mulai pertanyaan ringan kayak, “Kapan lo terakhir kali nangis” sampai pertanyaan yang rada-rada musti pake otak seperti, “Gimana caranya lo jelasin konsep Tuhan kepada seorang stranger?

Di antara puluhan pertanyaan itu, ada satu yang gue masih inget karena kebetulan kemarin baru melakukan sebuah hal yang berkaitan dengan jawabannya😀 Pertanyaannya kurang lebih, Kalau otak lo diformat ulang dan cuma diberi kesempatan untuk memback up 3 peristiwa, memori apa yang akan lo simpan?”

Dan inilah jawaban gue.

1. Momen ketika gue masih SD, mungkin sekitar kelas 3 atau kelas 4, gue masih sekolah di Bandung, dan pada sebuah kesempatan Natal gue dipilih untuk ikut drama di gereja. Gue inget dramanya waktu itu tentang lonceng-loncengan. Jadi pemerannya ada si Lonceng Besar, ada Lonceng Sedang, ada lonceng ini itu, dan ada gue, si Lonceng Kecil. Gue pemeran utama dong pastinya😀😀 Tapi gue inget banget setiap minggu dan beberapa hari sekali dalam satu minggu gue latihan di gereja dengan sangat giat, dengan kadang dianter nyokap (kadang enggak juga), dan waktu itu dramanya adalah drama musikal! Jadi banyak adegan gue nyanyi solo dan gue harus belajar banyak banget lagu.

Gue masih inget betapa bangganya gue jadi bintang utama di hari itu (karena again, gue pemeran utama hahaha) dan pastinya gue inget betapa bangganya mama papa serta abang melihat gue tampil. Sekarang gue ga inget satupun lagu yang gue bawain waktu itu sih, tapi gue masih inget semua excitement nya. Love!

Sayang, gue ga nyimpen fotonya. Padahal gue pake properti heboh kayak lonceng…

2. Peristiwa nenek gue meninggal, 17 Agustus 2002

Temen gue sempet nanya, itu kan peristiwa sedih, kenapa musti diinget-inget terus? Terus gue dengan (sok) wisenya menjawab, “Iya biar gue inget rasanya kehilangan orang yang ternyata sangat menjadi panutan hidup gue. Biar lain kali lebih memanfaatkan waktu sama orang-orang tersayang.”

Btw berkaitan dengan ini, yes, kemarin gue habis ziarah bersama mama ke makam ompung. Sudah 13 tahun dia tidak ada! Tapi rasanya gue masih bisa lihat bahwa mama kangen banget sama mamanya. Kami semua kangen❤

3. Perpisahan di desa Nanga Bungan, 21 Juni 2015

Malam itu gue merasakan kasih yang membludak dari banyak orang yang hingga saat ini sangat gue rindukan. Heheh momen itu juga merupakan puncak dari semua perjuangan selama setahun. Hari di mana air mata gue mengalir deras buanget (gue terisak isak meninggalkan desa dan meninggalkan kabupaten) tapi sekaligus lega karena tahu satu chapter yang paling berarti dalam hidup gue selesai sudah! Saatnya buka chapter baru.

Now, untuk siapapun yang lagi baca ini, I dare you to write down your own list! If could choose 3 memories from your past to last forever, what would they be and why? 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 110 other followers