Ooh ternyataaa….

July 23, 2014 § 3 Comments

Rabu, 16 Juli 2014 – Nanga Bungan, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

View from the Top

  1. Hari pertama sekolah itu ga cuma bikin gugup muridnya, tapi juga gurunya :3
  2. Jika murid-murid tampak kebosanan atau sibuk sendiri di kelas, itu bukan sepenuhnya salah mereka. Bisa jadi emang gurunya ga bisa me-manage kelas…. (sigh)
  3. Harus masuk sekolah jam 7.15 dan baru mandi jam 7 itu bukan ide baik. Agak malu juga begitu keluar rumah pake kain dan bawa ember mandi terus ketemu murid-murid yang udah pake seragam rapi nggak sabar mau mulai sekolah…
  4. Anak-anak pedalaman juga hafal marsnya Jokowi. Dan juga Prabowo. Dan mereka tahu istilah Pemilu Legislatif!! Terharu…
  5. Bahasa Korea sama bahasa Bungan beda-beda tipis. Banyak eo eo nya… ehuhehehe.
  6. Buku itu benar-benar jendela dunia. Setelah bertahun-tahun hidup dengan kemewahan internet lalu tiba-tiba kemewahan tersebut direnggut, saya sangat bersyukur ada banyak buku bacaan di rumah dan sekolah untuk bahan belajar dan mengajar. Terima kasih ya wahai penulis, penerbit, donatur, dan para pengantar buku-buku tersebut. Saya berhutang budi *salim*
  7. Tokek tuh bentuknya begitu!! Omg cicak versi gede….
  8. Sejernih-jernihnya air sungai di hulu tetep aja lebih jernih air hujan. Dan gue ga pernah sadar betapa pentingnya air hujan dalam hidup gue sampe sekarang :3 Kayanya balik ke Jakarta nanti gue bakal dikit-dikit bawaannya sigap ngeluarin ember penampung air deh kalau hujan turun..
  9. Pelajaran Fisika soal listrik dan teman-temannya itu sangat.. sangat… penting!! Terutama kalau lo berniat tinggal di rumah sendiri. Dan rumah lo ngga dialiri PLN jadi ngga bisa kapan saja protes ke PLN terus mas-masnya dateng.
  10. Begitu pula dengan pelajaran Tata Boga.
  11. Dan juga pelajaran olahraga, terutama bagian permainan volley. Ini khusus kalau lo mau hidup di Hulu Kapuas seperti gue sih, or else lo bakal jadi lawakan satu desa berusaha ngejar-ngejar bola dengan gaya yang nggak masuk akal di tengah lapangan sore-sore.
  12. Berenang juga penting! Dan yang gue maksud di sini bukan berenang cantik di kolam, melainkan berenang melawan arus. Ini sangat-sangat krusial kalau lo mau bonding secara cepat dengan anak-anak pedalaman Hulu Kapuas ketika main hanyut (=main arung jeram tapi tanpa perahu, alias orangnya aja gitu hanyut di antara jeram berbatu dan berarus).
  13. Bakar sampah itu ada triknya. Bakar yang mudah terbakar dulu, dan dari bawah. Sia-sia lo berusaha bakar tumpukan paling atas; udah girang liat apinya besar menari-nari terus lo baru sadar yang kebakar bagian atasnya doang!! (aigooh…)
  14. Duduk sambil nungguin sampah lo terbakar juga ada triknya. Jangan pernah duduk melawan arah angin berembus. Kasian paru-paru dan mata lo. Nyeseknya beda tipis sama pas kelaperan masak nasi tapi nggak mateng sempurna.
  15. Hidup tanpa sinyal tuh gini toh rasanya…… (lalu hening)

Terima kasih untuk hari pertama yang spesial, Bungan.

Tidak sabar untuk bertemu dengan ribuan ternyata-ternyata lainnya :)

 

Apa yang akan selalu sama?

June 10, 2014 § 2 Comments

Cikoneng, 8 Juni 2014

“Apa yang akan selalu sama, di masa dua bulan pelatihan, satu tahun penempatan, dan bertahun-tahun ke depan?” – Hikmat Handono

Lulus!

sahabat?

cinta?

Tuhan?

harapan?

pilihan?

masalah?

tantangan?

Saya menjawab IYA untuk semua poin-poin di atas.

Tapi saya berteriak paling keras ketika poin ini disebut:

RASA CINTA PADA INDONESIA

Indonesia :)

Empat tahun kuliah plus bonus hampir dua tahun kerja jauh dari tanah air membuat saya kadang bertanya-tanya, apa ya yang terjadi pada bangsa saya?

Di saat orang-orang muda lainnya sibuk berorganisasi dan aktif berpolitik ketika kuliah di dalam negeri, saya malah pura-pura nggak tahu sama keadaan kampung sendiri. 

Di saat saya hepi-hepi volunteering di Korea dan hura-hura ke sana kemari, kog saya malah menjadi relawan untuk bangsa orang lain ya? 

Apakabar bangsa saya sendiri?

Kog mendadak jadi merasa berhutang budi ya?

Dan begitulah terus kurang lebih pertanyaan-pertanyaan yang berputar di kepala saya. Sok idealis memang :p tapi jujur pertanyaan-pertanyaan inilah yang akhirnya membawa saya ke keputusan untuk mengikuti program Indonesia Mengajar.

Dan setelah 2 bulan pelatihan intensif alias karantina layaknya kontestan dangdut, akhirnya hari minggu yang lalu saya beserta 74 teman lainnya resmi dilantik sebagai Pengajar Muda Angkatan 8 :)

Rasa bangga menyelimuti saya, tapi rasa takut juga gak kalah menanti di balik itu hehehe.

Yang pasti sih rasa haru biru sudah sangat tidak terbendung ketika pada pelantikan kemarin kami harus maju satu persatu mencium bendera Merah Putih dengan penuh hormat sambil bernyanyi..

Dari yakin ku teguh

hati ikhlasku penuh

akan karuniaMu

Tanah Air Pusaka

Indonesia Merdeka

Syukur aku sembahkan

ke hadirat-Mu, Tuhan

Selidiki Aku

May 14, 2014 § Leave a comment

Lihat hatiku

Apakah ku, sungguh mengasihimu Yesus?

Kau yang maha tahu

dan menilai hidupku

Tak ada yang tersembunyi bagiMu..

Tlah kuliat kebaikanMu

yang tak pernah habis di hidupku

Ku berjuang

SAMPAI AKHIRNYA

Kau dapati aku tetap setia

Indonesia!

May 7, 2014 § 2 Comments

Tulisan ini dibuat pada hari Selasa, 6 Mei 2014.

Hai semua. Senang sekali rasanya jari-jari ini bisa mengetik lucu di atas keyboard komputer. Sudah beberapa minggu belakangan ini hidup saya hampa tanpa gadget huhehe. Kenapa tanpa gadget? Karena saya saat ini sedang berada di camp karantina Indonesia Mengajar yang mengharuskan saya berpisah dari segala jenis alat elektronik setiap hari Senin sampai Sabtu. HP baru dikembalikan dan bisa digunakan hanya hari Minggu. Untung kemarin akhirnya kami dapat hibahan netbook unyu jadi saya bisa kembali autis, walaupun tanpa internet :3 Oiya netbook baru ini saya namakan Aspirin.

Anyway beberapa update terkini tentang saya:

  1. Setelah resign dari kantor terakhir, saya sempat kabur dari kepenatan sejenak dengan tamasya ke Thailand dan Korea. Senang sekali rasanya bisa refreshing setelah sekian lama. Sayang waktu itu nggak sempat ngeblog juga, jadi kalau ditanya detil itinerarynya saya agak lupa lupa inget. Yang pasti saya super happy karena bisa main main sebelum dikarantina.
  2. Senin tanggal 21 April 2014 saya masuk karantina Calon Pengajar Muda angkatan 8. Total peserta 74 orang dari berbagai latar belakang yang berbeda, dan tempat karantina kami adalah di sebuah vila di daerah Cisarua.
  3. Karantina ini sendiri berlangsung selama 8 minggu, dan saat saya mengetik tulisan ini saya sudah berada di minggu ketiga. Nggak kerasa? Ha ha ha.. kerasa banget sih kalo boleh jujur :p
  4. Highlight minggu pertama karantina adalah saya berkenalan dengan 73 peserta lainnya, dan kecanggungan kami segera musnah karena minggu pertama itu diakhiri dengan pelatihan fisik selama 4 hari yang paling luar biasa dalam hidup saya, at least sampai saat ini.
  5. Pelatihan fisik yang saya sebut di poin sebelumnya adalah prosesi pelatihan oleh WANADRI yang jujur saya nggak tau itu apa sebelumnya, dan kami dilatih macamnya bocah-bocah masuk ospek. Dulu saya pikir training ala militer di Lotte pada bulan Desember 2011 adalah pengalaman terburuk saya dalam hidup, tapi ternyata pelatihan Wanadri ini berhasil mengalahkan rekor tersebut.
  6. Empat hari nggak mandi, empat hari ga gosok gigi, empat hari makan diburu waktu sampai agak trauma makan karena bawaannya pengen muntah kalau menjejalkan nasi ke mulut, empat hari harus lari ke mana mana sambil teriak “INDONESIA”, empat hari nggak bisa minum leluasa sambil berdiri, empat hari minum air dari sungai, empat hari bolak balik dihukum push up, tapi empat hari juga kami diajarkan pentingnya kerja sama dan yang paling penting saya jadi punya rekor baru dalam hidup: mendaki gunung!
  7. Walaupun kalau boleh milih nggak pengen lagi sih mendaki gunung dengan cara itu….
  8. Lanjut ke minggu kedua, kami dapat materi tentang filosofi pendidikan: bagaimana pengaturan aparatur sekolah, bagaimana cara mengajar dengan kreatif, bagaimana mengenal sifat dan karakter pribadi serta murid, bagaimana jenis-jenis kecerdasan manusia, dan masih banyak lagi. Semua topiknya menarik, dan semua materinya bermanfaat. Walaupun jujur sepanjang minggu saya harus perang melawan kantuk karena duduk mendengarkan sepanjang hari itu juga menguras energi L
  9. Kemudian di minggu ketiga ini saya sedang mengulang kembali pelajaran anak SD. Kemarin kami belajar matematika dasar (tambah, kurang, pecahan, luas, keliling, dll), dan hari ini kami belajar IPA (observasi anak ayam, membuat oven tenaga surya, dll).
  10. Oiya hari ini ketika belajar IPA kami bermain lari larian menghayati peran rantai makanan sebagai tikus yang dimangsa ular, dan saya dengan sukses jatuh di lapangan sampai paha biru dan kacamata penyok. Yah makin bocel bocel aja ni badan…
  11. Ngomong ngomong soal bocel bocel saat ini dengan bangga saya katakan muka saya nyaris mulus namun warnanya luar biasa gelap……………. terima kasih banyak wanadri, terima kasih banyak indonesia mengajar. Emang nggak salah sih slogan IM: “Setahun mengajar, seumur hidup perawatan…………………….”
  12. Sekarang kulit tangan saya pun terkelupas kayak ular, dan saya mulai berpikir untuk pakai jilbab ketika survival nanti supaya punya alasan untuk pakai baju tangan panjang.
  13. Eh iya bener, di akhir minggu ketujuh nanti kami punya program survival lagi, yang merupakan kelanjutan dari pelatihan fisik kemarin. Gosipnya sih ketika survival masuk hutan untuk kedua kalinya ini kami akan diajarkan cara makan ular dan dedaunan tidak beracun, serta tidak disediakan makanan lain selain makanan liar tersebut. Saya benar benar berharap itu hanya sekedar gosip, karena apabila tidak ya bisa dipastikan saya puasa empat hari….
  14. Buat yang penasaran, iya saya sudah ketemu Bapak Anies Baswedan. Sudah dua kali pula. Dan iya, beliau sangat berkharisma. Dan beliau bolak balik menyebut negara Korea Selatan karena menurut beliau pendidikan di Korea sudah sangat maju. Saya diem aja sih dengernya, nggak terlalu tau juga soalnya huheheh.
  15. Kehidupan saya sehari hari cukup menyenangkan tapi juga membosankan. Bangun pagi jam 5 kurang, olahraga jam 5.30, mulai kelas jam 8, teruuuus sampai jam 10 malam. Kalau ada waktu luang bisa pinjam buku di perpustakaan atau main ayunan. Kebetulan di depan barak saya ada meja biliar, jadi saya biasanya nempel di situ. Ntah apa yang ada di pikiran teman teman saya melihat orang tua muka bersahaja tapi mejengnya di meja biliar. Semoga nggak pada langsung berpikiran negatif..
  16. Selain itu ada kolam renang juga sih, tapi ini juga saya agak susah nyeburnya karena saya nggak biasa berenang pakai baju selain baju renang. Hehehe jadi doakan saja wiken ini saya sudah sanggup menyesuaikan dan berani nyebur.
  17. Di poin 15 saya juga sempat menyebut soal barak; jadi kami 74 orang ini dibagi ke dalam 3 kelompok besar untuk tidur. Gubuk alias barak pertama adalah barak putri, diisi oleh sekitar 29 orang, dan barak kedua adalah barak putri kecil yang diisi 14 orang. Barak yang satu lagi adalah barak putra, isinya 31 orang. Jangan bayangkan barak ini indah dan cozy ya, karena kami di sini tidur layaknya ikan teri berdempet dempetan. Tapi lucu sih sensasinya, dan mungkin ini bisa dijadikan latihan untuk penempatan juga..
  18. Oiya penempatan akan diberitahukan akhir minggu ketiga ini. Jadi bagi yang selama ini sudah bertanya tanya “sal lo bakal dibuang ke mana sih??” mohon bertanya lagi minggu depan karena ketika itu insyaallah saya pun sudah mendapatkan jawabannya.
  19. Setiap hari jam 11 malam sampai jam 4 subuh listrik dimatikan. Dan ini juga yang telah terjadi ketika saya sedang menuliskan karangan indah ini. Jadi izinkanlah saya untuk menutup tulisan saya dan segera menyusul teman teman sebarak saya ke alam mimpi dengan menggarisbawahi poin terakhir…………..
  20. Saya sehat walafiat, dan sangat sangat menikmati setiap proses karantina ini. Untuk pertama kalinya saya sadar kenapa saya harus belajar ini itu, dan untuk kesekian kalinya saya dibuat semakin bangga menjadi warga Indonesia. Semua oke, semua baik.

Good night!

Happy White Day Happy Last Day

March 15, 2014 § Leave a comment

18 November 2013 – 14 Maret 2014

Waktu yang lumayan singkat (CUMA  4 bulan) apalagi dibandingkan dengan periode saya bekerja di perusahaan sebelumnya. Bonding sama orang-orangnya juga agak lebih ekspress, nggak sempet nyoju satu tim sampe bosnya mabok di karaoke atau outing ke luar kota pake acara kecelakaan digigit anjing segala.

HR Team

HR Team – Last Day sponsored by Tongsis!

Tapi somehow 4 bulan di kantor L yang kali ini sangat bermakna loh. Kerjaannya nggak seru, banyak bikin garuk garuk kepala, tapi sangat menantang. Otak juga nggak sempet jadi tumpul, karena kebetulan buanyak banget yang bisa dipelajari (alias kerjaannya kebanyakan dan terlalu serabutan hahahaha).

Gak nyangka juga sih bisa ngomong kayak gini, karena saya inget sempet menolak masuk perusahaan ini sampe 3 kali :D :D :D Kalo bukan karena “baginda raja” sendiri yang turun tangan “melamar” saya, nggak mungkin masuk L lagi rasanya :p

HR Team minus Farra :(

HR Team minus Farra :(

But anyway… Im glad I took this job. Bagi banyak orang mungkin kantor ini neraka, tapi buat saya kantor ini bumi (well belom sampe tahap “surga” juga sih). Nggak ngerti juga sebenernya emang life gets easier or I just get better, tapi either way intinya I survived and Im proud of it!! Huzzah! Lulus lagi dari L사!

So goodbye for now, Lotte! Sejujurnya nggak terlalu kepengen ketemu dirimu lagi sih di masa depan, tapi belajar dari pengalaman saya nggak berani ngomong macem macem. Ntar Papi J kumat isengnya terus ntah begimana caranya saya jadi berurusan lagi sama L kan berabe.. bisa dicap gagal move on lagi T.T

14 Maret: Happy Birthday Karen(s)

14 Maret: Happy Birthday Karen(s)

Special thanks to Karen, Dewi, Farra, Yonas, Lidya, Luqman, dan Leo yang sudah sangat mencerahkan hari-hari saya di kantor, begitu juga dengan tim Marketing serta tim HR yang menjadi keluarga besar saya selama bekerja, dan juga Ibu Maria yang mendidik dan membimbing saya selama 2 bulan terakhir, serta pastinyaaa Mr Suh yang sudah “melamar” saya. Hehehe au revoir!

Vitamin di kala bekerja ^_____^

Vitamin di kala bekerja ^_____^

Menuju IM

March 10, 2014 § 10 Comments

Berikut highlight kehidupan saya beberapa bulan ini.

1 November 2013 adalah hari pertama dibukanya pendaftaran untuk jadi Pengajar Muda angkatan 8. Langsung buat account di websitenya, tapi seketika juga nyerah pas nyampe di bagian mengisi esai. Kejam sekali sodara sodara,, esainya terlalu panjang, bahkan untuk saya yang (ngakunya) hobi ngeblog. Berhari-hari formulir aplikasi ini tergeletak begitu saja, sampai menjelang 15 Desember 2013 (hari penutupan pendaftaran) saya bolak balik dikirimin email reminder untuk menyelesaikan aplikasi saya :p

Form

Cuma yah anyway saya kerjain juga sih esainya. Daaan… tentunya bukan Sali namanya kalau nggak submit aplikasi di detik detik terakhir…. hahahah ngakunya niat tapi kelakuan minus.

Selesai mengirim aplikasi, saatnya saya nyantai-nyantai nunggu hasil :) Kalau emang udah jalannya ya paling dipanggil interview, kalau enggak ya berarti saya harus mencerdaskan anak bangsa dengan cara lain.

Walaupun sejujurnya agak ngeri juga, karena menurut info yang saya dapatkan, biasanya yang ngirim aplikasi itu ribuan tapi yang dipanggil interview cuma sekitar 300 orang.

Namun ternyataaaa Tuhan berkehendak baik! Hore!

Sekitar 298 pendaftar disaring dari total 9359 aplikasi online. Lumayan bikin nyengir sih sampe tahap ini. Heheh pengumuman resminya bisa klik di website Indonesia Mengajar: Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Pengajar Muda Angkatan VIII

Tanggal 20 Januari 2014 saya pun ikut Direct Assessment. Seharian penuh saya ambil off dari kantor untuk mejeng di tempat DA yang sudah ditentukan guna mengikuti serangkaian seleksi dari IM. Rangkaian seleksinya sendiri terdiri dari buanyuaaak buanget tahap. Ada presentasi diri, group discussion, interview sepanjang 1 jam lebih, tes psikotes, sampai simulasi ngajar. Kalau diinget-inget ketika itu persiapan saya biasa biasa saja; nggak berlebihan tapi nggak kekurangan juga. Cumaaa begitu hari seleksi tahap 2 itu terlewati rasanya langsung down banget dan pesimis karena saya berasa… performa saya biasa-biasa saja juga. Hahaha lebih lengkap tentang seleksi tahap 2 ini kapan-kapan saya bikinin tulisannya deh, waktu itu saya mengurungkan niat untuk nulis draft karena pesimis lolos :D

Anyway masuk ke pasca Direct Assessment alias seleksi tahap II, saya mulai cemas-cemas harap (banyakan cemasnya daripada ngarepnya) apalagi setelah diberi tahu bahwa pengumuman hasilnya nggak serentak, alias nggak ada tanggal pasti. Beruntung kerjaan saya di kantor juga lagi gila-gilanya, sampe saya “agak lupa” sama Indonesia Mengajar hingga suatu siang saya dapet email ini……

WAAAA GIRANG BUKAN KEPALANG.

Hahah asli deh sebelumnya saya super pesimis, soalnya kandidat lainnya itu keren keren banget pas seleksi tahap 2. Saya bahkan sempet mogok ngomong dan menolak membahas soal kelangsungan Direct Assessment itu sama kakak F :p saking ga yakinnya..

Kemudian tahap terakhir adalah Medical Check Up, yang ulasannya sudah saya post di sini secara implisit hehehe. Sempet khawatir karena menjelang MCU saya pilek agak parah dan terpaksa minum obat pilek, sampe sehari sebelum MCU saya bela-belain minum Bear Brand padahal nggak pernah minum sebelumnya.

Untung saja saya dinyatakan sehat dan email ini pun dataaang……

^_______^

Jadiii….

Tanda tangan kontrak sudah, mengajukan resign sudah.

Berikutnya?

Karantina mulai April 2014. Wish me luck! :)

Happy Anniversary

February 28, 2014 § 2 Comments

Wordpress

WordPress, kamu manis sekali.

Apakabar blog blog gue yang lain yak…. udah lebih tua dari ini lah ya berarti….

 

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 102 other followers